Himpunan bebas linear yang membangun suatu ruang vektor merupakan basis dari ruang vektor tersebut.
Andaikan S = {u1, u2,…,un}
adalah himpunan vektor, S dikatakan bebas linier bilamana kombinasi linier :
k1u1 + k2u2 +
… + knun = 0
penyelesaiannya adalah trivial yakni k1 =
0, k2
= 0,…, kn = 0. Jika ada penyelesaian lain (non
trivial), maka S dikatakan tak bebas linier.
Contoh :
Himpunan
vektor, S =
{u1,u2,u3},
u1=[2,-1,3]T, u2=[1,2,-6]T,
u3=[10,5,-15]T adalah vektor tak bebas linier, karena 3u1 + 4u2 = u3.
Coba perhatikan ruang vektor yang dapat digambarkan dalam sistem koordinat XY. Setiap vektor di dapat dinyatakan sebagai kombinasi linear dari vektor satuan dan dengan tepat satu cara. Sebagai contoh, vektor dapat dinyatakan sebagai
Nah, apa yang akan terjadi jika kita menambahkan sebuah sumbu pada sistem koordinat tersebut? Misalnya kita menambahkan sumbu w yang membentuk sudut terhadap sumbu x. Salah satu vektor yang berada pada sumbu w adalah . Vektor satuan pada sumbu w dapat ditentukan dengan membagi vektor dengan panjangnya, yaitu .
Sebelumnya, kita telah menyatakan sebagai kombinasi linear dari dan secara tunggal. Namun, jika kita melibatkan vektor satuan , terdapat tak berhingga cara untuk menyatakan sebagai kombinasi linear dari , , dan . Beberapa di antaranya adalah
Dengan menambahkan satu sumbu, kita memperoleh banyak koordinat untuk sebuah vektor pada . Ternyata, ini terjadi karena dapat ditulis sebagai kombinasi linear dari dan , yaitu
Misalkan merupakan koordinat dari pada sistem koordinat dengan tiga sumbu tersebut.
Karena , maka haruslahMudah diperiksa bahwa sistem persamaan ini mempunyai tak berhingga solusi. Setiap solusi dari sistem persamaan merupakan koordinat pada sistem koordinat dengan tiga sumbu di atas. Tentu kita berusaha menghindari hal semacam ini. Nah, dari sini, kita mendefinisikan himpunan bebas linear dan bergantung linear.
CONTOH :
Diketahui , , dan . Periksa apakah merupakan himpunan vektor di yang bebas linear.
Pembahasan
Untuk menentukan apakah himpunan S bebas linear atau tidak, kita perlu mengecek apakahhanya dipenuhi oleh . Perhatikan bahwa
Berdasarkan kesamaan vektor pada , diperoleh
Untuk menentukan apakah sistem persamaan linear hanya dipenuhi oleh , kita dapat menggunakan beberapa cara. Jika matriks koefisiennya merupakan matriks persegi, maka kita dapat memanfaatkan nilai determinannya. Jika determinan dari matriks tersebut tidak nol, maka sistem persamaan hanya mempunyai solusi trivial (), yang berakibat himpunan tersebut bebas linear. Sebaliknya, jika determinannya bernilai nol, maka sistem persamaan memiliki solusi non trivial (, , dan tidak semuanya bernilai nol), yang berarti himpunan tersebut bergantung linear. Akan tetapi, jika matriks koefisiennya bukan matriks persegi, maka kita perlu menentukan solusi dari sistem persaman tersebut, misalnya menggunakan eliminasi Gauss.
Karena matriks koefisien dari sistem persamaan merupakan matriks persegi, maka kita bisa menentukan apakah S bebas linear dengan melihat nilai determinannya. Matriks koefisien dari sistem persamaan di atas adalah
Kita hitung determinannya dengan metode Sarrus.Karena nilai determinannya nol, maka dapat disimpulkan bahwa himpunan S bergantung linear.
Alternatif
Kita akan menentukan solusi dari sistem persamaan . Matriks yang diperbesar dari sistem persamaan tersebut adalah
Kita akan mengubah matriks di atas ke dalam bentuk eselon baris. Tambahkan (-1) kali baris pertama ke baris kedua, dan (-2) kali baris pertama ke baris ketiga.Kalikan baris kedua dengan (-1).Tambahkan baris kedua ke baris ketiga.Diperolehyang dapat ditulis sebagai
Solusi sistem persamaan di atas adalahdengan t merupakan parameter.
Sistem persamaan tersebut memiliki solusi non trivial, misalnya , , dan (untuk ). Dengan demikian, himpunan S bergantung linear.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar