Nilai Eigen dan Vektor Eigen
Andaikan
A marik bujur sangkar
berordo
nxn, vektor taknol x
di dalam Rn
dikatakan
vektor eigen A, jika tedapat
skalar taknol l sedemikian rupa sehingga,
Ax
= lx
l disebut dengan nilai eigen dari A dan x disebut vektor eigen dari A yang bersesuaian dengan l.
Contoh :
Vektor x
= [1,2] adalah vektor eigen dari :
Teknik Menghitung Nilai Eigen (1)
Untuk menghitung
nilai
eigen matrik A
yang berorodo
nxn tulislah
Ax
= lx
sebagai,
Ax
= lIx
(lI – A)x = 0
Agar supaya l
menjadi
nilai
eigen, maka penyelesaian sistem persamaan linier diatas haruslah non trivial, dimana syaratnya
adalah :
Teknik Menghitung Nilai Eigen (2)
Persamaan
terakhir
adalah polinomial
l berderajad n yang disebut dengan persamaan karakteritik A, sedangkan nilai eigen matrik A adalah akar-akar persamaan karakteristik A (akar-akar polinomial dalam l).
Langkah-langkah menentukan nilai eigen dan vektor eigen matrik A adalah :
(1) Bentuk matrik (lI – A)
(2) Hitung determinan,
det(lI – A)=0
(3) Tentukan
persamaan
karakteristik dari, (lI – A) = 0
(4) Hitung akar-akar
persamaan
karakteristik (nilai lamda)
(5) Hitung vektor eigen dari SPL,
(lI
– A)x=0
Contoh
Carilah
nilai
eigen dan vektor
eigen dari :
Jawab
Bentuk, lI – A yaitu :
Persamaan
karakteristiknya adalah :
det(lI
– A) = l2 – 2l
– 8 = 0
Akar-akar
persamaan
karakteristiknya adalah : l1 = 4, dan l2 = –2, dan inilah nilai eigen matrik A.
Vektor
eigen x dari A diperoleh dari :
Jadi vektor
eigen untuk l = 4, adalah x = [5,1]. Sedangkan vektor eigen yang bersesuaian
dengan l = –2 adalah, x = [1,–1].







Tidak ada komentar:
Posting Komentar