METODE CRAMMER
Andaikan, AX=B adalah sistem persamaan linier dengan n persamaan linier dan n variabel yang tidak diketahui,

Andaikan determinan matrik A tidak sama dengan nol, maka sistem persamaan linier non homogen solusinya tunggal, yaitu

dimana Di
= det(Ai) determinan matrik berordo (nxn)
yang diperoleh dari A dengan cara mengganti kolom ke-i dengan koefisien matrik B
CONTOH :
Carilah solusi SPL berikut dengan metode Crammer :
Carilah solusi SPL berikut dengan metode Crammer :
METODE INVERS
Andaikan, AX=B adalah sistem persamaan linier dengan n persamaan linier dan n variabel yang tidak diketahui,
Andaikan, A–1 maka SPL,
maka sistem persamaan
linier non homogen solusinya tunggal, yaitu :
X = A–1B
CONTOH :
METODE DEKOMPOSISI
Andaikan, AX=B adalah sistem persamaan linier dengan n persamaan linier dan n variabel yang tidak diketahui,
Andaikan, A dapat didekomposisi menjadi matrik segitiga atas L dan segituga bawah U,akibatnya SPL
AX=B dapat ditulis menjadi :
LUX = B
atau,
L Y= B
UX = Y
Langkah-langkah menentukan solusi SPL
non homogen, dengan metode dekomposisi matrik adalah :
(1). Tentukan dekomposisi matrik A, menjadi
A=LU, dengan metode Crout, Doolite, Cholesky).
(2). Tentukanlah nilai Y dari persamaan :
LY=B,
dengan eliminasi maju
(y1, y2, y3, …,yn)
(3). Tentukanlah nilai X yang merupakan solusi SPL non homogen, dari persamaan
UX=Y
dengan eliminasi mundur
(xn, xn-1, …,x2,x1).
CONTOH :
Carilah solusi SPL berikut dengan metode Dekomposisi :
Dari SPL diperoleh
2y1 = 16 ày1=8
2y1 + y2=10 à y2=–6
3y1+0.5y2 – y3 = 12 ày3=9
4y1
+0y2 – 4y3 – 4y4=24 à y4=
–7
Jawab :
Mengingat, dekomposisi A
Dari SPL diperoleh :
x4 = –7
x3 + 0.5 x4 =9 à x3=12.5
x2 – x3 – x4 = –6 à x2 = –0.5
x1+1.5x2 + 2.5x3 +2x4= 8 à x1= –8.5











Tidak ada komentar:
Posting Komentar