Senin, 16 Desember 2019

Partisi Matrik

INVERS : PARTISI MATRIK (1)

Partisi matrik A yang berordo (mxnadalah sub matrik-sub matrik yang diperoleh dari A dengan cara memberikan batasan-batasan garis horisontal diantara dua baris dan  atau memberikan batasan-batasan garis vertikal diantara dua kolom.











Partisi Matrik A adalah :


















Pemecahan















bukan suatu partisi, sebab misalnya pada (*) garis vertikal ndak rnemisahkan seluruh kolom I dan 2 dan pad a (**) sekarang matriks-rnatriks yang telah dipartisi


Contoh :
Perkalian dan penjumlahan seperti di atas berlaku pula untuk matriks partisi dengan ukuran-ukuran yang lain. Yang penting diperhatikan cara melakukan partisi supaya perkalian dapat dilakukan

INVERS : PARTISI MATRIK (2)
Andaikan A matrik bujur sangkar berordo (nxn) yang mempunyai inversyaitu : A–1 = B, dan partisinya masing-masing adalah :

Dari perkalian matrik diperoleh hasil :

(1). A11 B11 + A12 B21 = I
(2). A11 B12 + A12 B22 = 0
(3). B21 A11 + B22 A21 = 0
(4). B21 A12 + B22 A22 = I
Dengan asumsi, A11–1 adadan
                          B22 = L–1 ada
Maka rumus untuk menghitung inver matriknya adalah :
(1). B12 = –(A 11–1 A12)L–1
(2). B21 = – L–1(A21 A11–1)
(3). B11 = A11–1+(A11–1A12)L–1(A21 A11–1)
(4). L = A22 – (A21A11–1A12)

Contoh :





Tidak ada komentar:

Posting Komentar